Sun, May 19, 2024
Akselerasi Penanganan 4+1 Kemiskinan, Stunting, Anak Tidak Sekolah, Pernikahan Anak dan Pengendalian Inflasi di Kec. Sumarorong dan Kec. Messawa, Kab. Mamasa

Akselerasi Penanganan 4+1 Kemiskinan, Stunting, Anak Tidak Sekolah, Pernikahan Anak dan Pengendalian Inflasi di Kec. Sumarorong dan Kec. Messawa, Kab. Mamasa

MAMASA – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulbar melakukan kegiatan Akselerasi penanganan 4+1 Kemiskinan, Stunting, Anak Tidak Sekolah, Pernikahan Anak dan Pengendalian Inflasi di Kec. Sumarorong dan Kec. Messawa, Kab. Mamasa. Jumat, 17 November 2023.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sulbar Zulkifli Manggazali mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membantu menangani permasalahan stunting yaitu gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang diakibatkan terjadinya kekurangan gizi. Dimana penyebab utama stunting diantaranya asupan gizi dan nutrisi yang kurang mencukupi kebutuhan anak, pola asuh yang salah akibat kurangnya pengetahuan dan edukasi bagi ibu hamil dan ibu menyusui, buruknya sanitasi lingkungan tempat tinggal seperti kurangnya sarana air bersih dan tidak tersedianya sarana MCK yang memadai serta keterbatasan akses fasilitas kesehatan yang dibutuhkan bagi ibu hami, ibu menyusui dan balita

“Dengan adanya kegiatan ini yaitu menyalurkan bantuan seperti bahan makanan (telur dan susu) kepada sasaran penerima bantuan di Kec. Messawa dan Kec. Sumarorong diharapkan dapat membantu memperbaiki gizi anak dan ibu hamil agar gizinya terpenuhi sehingga anak dapat tumbuh dengan baik”.

Kegiatan akselerasi 4+1 ini dilakukan di 2 lokasi yaitu Kec. Sumarorong dan Kec. Messawa. Pada Kec. Sumarorong di Posyandu Salu terdapat 10 anak yang menerima bantuan dan di Kec. Messawa Posyandu Vinola terdapat 11 anak yang menerima bantuan dan juga ibu hamil. Didampingi juga oleh petugas kesehatan di masing-masing posyandu dan aparat desa setempat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov.Sulbar, Zulkifli Manggazali berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk penanggulangan masalah stunting sehingga dapat menurunkan angka stunting di Provinsi Sulbar.

Gallery :

0 Comments

Leave a Comment