Sun, May 19, 2024
Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sulbar Melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sulbar Melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat di lokasi program kampong iklim, DLH Prov. Sulbar menggelar sosialisasi pengelolaan sampah di  Desa Bonde Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, Senin 13 Mei 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup Sulbar Zulkfili Manggazali, Kepala Bidang pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Alexander Bontong, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Afdal Mahyuddin, Ketua Tim Proklim DLH Sulbar Syukriah Alimuddin, Kepala Desa Bonde Awaluddin, SE, MM,  Kepala Dusun Se Desa Bonde, Ketua Komunitas Relawan Siaga 86 Majene M. Aslan Sidang dan para pereakilam warga Desa Bonde.

Kebersihan lingkungan dan sampah menjadi salah satu faktor dari kesehatan masyarakat. DLH Prov. Sulbar menyampaikan permasalahan umum terkait pengelolaan sampah, yaitu bahaya dari tidak terkelolanya sampah. Masalah sampah tentunya dapat mengakibatkan masalah baru bagi lingkungan dan bagi kesehatan kita. Sampah yang tidak terkelola dengan baik akan menjadi sarang penyakit melalui pencemaran air, tanah dan udara. Timbulnya hewan pembawa penyakit seperti tikus dan kecoa juga dapat hadir disebabkan tumpukan sampah yang tidak terkelola. Tumpukan sampah juga mengakibatkan bau yang tidak sedap serta hilangnya estetika/keindahan lingkungan.

Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah merupakan implementasi dari amanat Undang- undang 32 Tahun 2009 dan Permen Lingkungan Hidup dan Peraturan Gubernur Sulawesi Barat No. 47 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga dimana target 30% pengurangan sampah dan 70% target pengelolaan sampah pada tahun 2025.

Desa Bonde merupakan desa Proklim yang diregistrasikan pada tahun 2022. Salah satu permasalahannya adalah pengelolaan sampah dimana warga setempat masih banyak yang membuang sampahnya ke pesisir dan laut. Oleh karena itu diharapkan seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah setempat dapat bahu membahu dalam memperkuat kapasitas ketahanan terhadap Iklim dan Cuaca Ekstrim melalui pelaksanaan aksi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca khususnya melalui pengelolaan sampah.

Kadis LH Sulbar, Zulkifli Manggazali mengatakan “Diharapkan kegiatan Pertemuan ini dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemerintah setempat dalam upaya Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim secara Global dan khususnya di Provinsi Sulawesi Barat”

0 Comments

Leave a Comment