Sun, May 19, 2024
Tim Penilai Adiwiyata Provinsi melaksanakan Verifikasi lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi (CSAP) tahun 2024 di Kab. Polman

Polman – Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Barat melalui Bidang Pengelolaan Sampah, LB3 dan Peningkatan Kapasitas LH bersama Kabid SMA Dinas Pendidikan Sulbar Muh. Faezal, yang kesemuanya tergabung sebagai Tim Penilai Adiwiyata Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2024, turut mendampingi Tim Penilai Adiwiyata Kabupaten Polewali Mandar yang terdiri dari DLH & Diknas Kabupaten Polman dalam melakukan Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi (CSAP) Tahun 2024 yang ada di Kabupaten Polewali Mandar. kegiatan Verlap ini di laksanakan pada hari Selasa. 14 Mei 2024, dimana 2 (Dua) Sekolah yang di usulkan yaitu SMK PP Neg. Rea Timur dan SD Negeri 012 Galeso telah melalui tahap verifikasi dokumen.

Dari ke dua Sekolah tersebut masih harus melengkapi kekurangan – kekurangan hasil temuan verifikasi dokumen dan verifikasi lapangan, jika semua Sekolah sudah melengkapi kekurangan tersebut akan menjadi pertimbangan Tim Penilai Adiwiyata apakah Sekolah layak menerima Penghargaan Adiwiyata Provinsi Tahun 2024 nantinya.

dalam kesempatan terpisah, Kadis DLH Sulbar H. Zulkifli Manggazali menyampaikan bahwa setelah sampai di titik verifkasi lapangan merupakan awal untuk berjuang dalam mewujudkan sekolah Adiwiyata, dan beliau mengharapkan semoga dengan kegiatan Adiwiyata ini bisa mendorong sekolah-sekolah untuk pelestarian lingkungan sekolahnya sendiri dalam menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkkan dampak llingkungan yang negatif. Sesuai dengan tujuan program adiwiyata sendiri yaitu menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjaadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (guru,murid,dan pekerja lainnya ), sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan dan pembangunan yang berkelanjutan sesuai dengan cita-cita Kementrian Lingkungan Hidup.

adapun tujuan dari Program Adiwiyata untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah dan menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia. seluruh pelajar ikut terlibat dalam segala kegiatan atau aktivitas persekolahan demi menuju lingkungan yang sehat dan juga mampu menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Gallery :

0 Comments

Leave a Comment