Sun, May 10, 2026
PELATIHAN PENCATATAN DAN REGISTRASI CALON LOKASI PROKLIM

Mamuju – Dinas lingkungan hidup melaksanakan Kegiatan Pelatihan Pencatatan dan Registrasi Calon Lokasi Proklim Tahun 2025 pada hari Kamis 17-18 April 2025 di Matos Hotel Mamuju. Acara ini dihadiri oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sulbar (Zulkifli Manggazali SE, M.Si), Program Manager SCF sebagai mitra pelaksanaan kegiatan RBP di Sulawesi Barat (Abdul Syukur Ahmad),  Kabid. Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Alexander Bontong), para enumerator dan pendamping lokasi  se Sulawesi Barat, dan staff dinas lingkungan Hidup prov. Sulbar

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Sulbar (Zulkifli Manggazali, SE, M.Si). Terdapat 2 narasumber yaitu Alexander Bontong, S.Hut, MM (Kabid. Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan) dan Syukriah Alimuddin, S.Si (JF. Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda) dengan jumlah peserta sebanyak 46 orang yang terdiri dari enumerator dan pendamping lokasi yang berasal dari 5 kabupaten yaitu Kab. Mamuju, Kab. Mamuju Tengah, Kab. Majene, Kab. Pasangkayu dan Kab. Polewali Mandar.

Kegiatan Pelatihan Pencatatan dan Pengregistrasian Lokasi Proklim ini bertujuan untuk  memperdalam pemahaman tentang bagaimana melakukan pencatatan dan pengregistrasian lokasi ProKlim secara sistematis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap aksi masyarakat dapat teridentifikasi, diakui, dan mendapat pembinaan berkelanjutan dari pemerintah.

Pencatatan dan pengregistrasian juga menjadi tahap awal yang krusial dalam membangun sistem informasi lokasi ProKlim yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data yang lengkap dan valid, pemerintah daerah dapat lebih mudah memetakan potensi dan merancang intervensi kebijakan yang tepat sasaran.

Zulkifli Mengatakan “Pelatihan ini tidak hanya sebatas transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman. Kita berharap akan muncul sinergi antar peserta lintas kabupaten/kota, enumerator, dan pendamping, sehingga akan terbangun jejaring kerja yang solid dalam mendukung pencapaian target ProKlim di Provinsi Sulawesi Barat”

Kegiatan ini akan menjadi kesempatan  untuk belajar, bertanya, dan berdiskusi secara aktif. Karena setiap orang memiliki peran yang sangat strategis dalam memperluas dampak positif ProKlim, bukan hanya untuk lingkungan, tapi juga untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat di masa kini dan masa depan.

ProKlim adalah program yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim serta mengurangi emisi gas rumah kaca. Program ini memberikan penghargaan kepada desa atau kelurahan yang berhasil mengembangkan aksi nyata dalam pengelolaan lingkungan, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi energi, serta pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Hal ini perlu dilakukan karena telah menjadi tantangan global yang memiliki dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan kita sehari-hari. Peningkatan suhu bumi, cuaca ekstrem, dan berbagai bencana lingkungan telah menjadi bukti nyata bahwa kita harus segera bertindak. Untuk itu, pemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan dalam rangka mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim, salah satunya melalui Program Kampung Iklim atau yang dikenal dengan ProKlim.

Gallery :

0 Comments

Leave a Comment