Sun, May 10, 2026
Hari Lingkungan Hidup 2025, dengan tema tahun 2025 “Hentikan Polusi Plastik”

MAMUJU – Bertemakan International Ending Plastic Pollution, Tema ini diusung sebagai seruan global untuk mengatasi krisis sampah plastik yang semakin memprihatinkan, tahun ini Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengusung tema nasional yaitu “Hentikan Polusi Plastik”

Tema ini juga sejalan dengan target nasional pengelolaan sampah, yaitu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah dan mendaur ulang sampah, serta menghijaukan lingkungan. Gerakan nasional “Apel Bersama dan Aksi Bersih Sampah Plastik” akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada Kamis, 5 Juni, sebagai bentuk aksi nyata dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025. 

Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan penyelamatan lingkungan.

Tahun 2025 ini, Pemprov. Sulbar merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada Hari Kamis, Tanggal 5 Juni 2025, yang berlokasi di pantai manakarra Mamuju. Kegiatan ini dimulai dengan apel bersama yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, Forkopimda, pegawai instansi pemerintah, komunitas peduli lingkungan, serta TNI POLRI. Setelah itu, dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih sampah plastik yang berfokus di area pasar dan sekitarnya — lokasi yang kerap menjadi titik rawan pencemaran sampah plastik.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga memimpin upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang berlangsung di pantai manakarra Mamuju Sulawesi Barat.Kamis, 5 Juni 2025. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga menyampaikan bahwa hari lingkungan hidup sedunia sebagai refleksi mendalam atas kondisi bumi yang sedang menghadapi tiga krisis besar yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi. 

Bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Wakil Gubernur Salim S Mengga menegaskan komitmen pemerintah atas pentingnya kesadaran kolektif serta tindakan nyata dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta untuk menyelamatkan bumi dari ancaman plastik.

Tiga Krisis Planet dan Dampaknya Ketiga krisis planet yaitu perubahan iklim, hilangnya biodiversitas, dan pencemaran telah memberi dampak luas terhadap kesehatan manusia, keberlanjutan pembangunan, dan kualitas hidup.  Aktivitas manusia yang eksploitatif mempercepat laju kerusakan alam, terutama melalui produksi dan konsumsi plastik yang tidak terkendali. 

Menurutnya, Kondisi ini diperparah oleh pola pengelolaan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan.

Jika tidak ada intervensi serius, jumlah plastik yang bocor ke laut akan meningkat drastis hingga dapat mencemari laut, membunuh biota, dan mengancam ketahanan pangan laut.

Diketahui, situasi Sampah di Indonesia sedang berada dalam fase darurat sampah, dengan 22 juta ton masih dibuang ke lingkungan.  Sebagian besar berasal dari kemasan dan kantong belanja. Jika tidak diatasi secara sistemik, TPA akan kolaps dan pencemaran makin parah hingga menyebabkan kerugian ekonomi yang menyebabkan biaya pengelolaan tinggi, menurunnya pendapatan daerah wisata, dan kerugian nelayan akibat rusaknya alat tangkap. Selain itu, muncul beban kesehatan akibat paparan mikroplastik. Ia menyebut, kondisi ini menuntut pengelolaan menyeluruh dari hulu ke hilir dan perubahan paradigma konsumsi dan produksi masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Salim S Mengga juga menyebut peran Generasi Muda Gen-Z dan Gen-Alpha bisa jadi pelopor perubahan melalui gaya hidup minim sampah.  Langkah kecil seperti membawa tumbler, menolak plastik sekali pakai, mengomposkan sampah, hingga menjadi wirausaha lingkungan sangat penting. Diakhir sambutannya, peringatan ini tidak hanya menjadikan Hari Lingkungan Hidup sebagai seremoni, tapi titik balik aksi nyata. 

Dengan semangat ‘Bumi tidak membutuhkan kita, tetapi kitalah yang membutuhkan bumi’, seluruh masyarakat diajak untuk memulai dari hal sederhana demi meninggalkan warisan lingkungan yang bersih dan sehat bagi generasi mendatang.

Gallery :

0 Comments

Leave a Comment